iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite nyatanya belum memberikan dampak besar terhadap inflasi Maret 2018 di Provinsi Jambi.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Senin (2/4), tercatat andil terbesar inflasi Maret karena Cabai Merah , sementara Bensin masuk ke urutan 9 dan 11 untuk di Kota Jambi dan Muaro Bungo.

Dadang Hardiwan, Kepala BPS Provinsi Jambi, menjelaskan, dalam waktu sepekan melihat pergerakan kenaikan Pertalite memang terlihat dampaknya terhadap inflasi pada Maret 2018 di Jambi, meskipun tidak terlalu Signifikan.

"Pada prinsipnya dampak pertalite juga ada meskipun tak signifikan," ujarnya dalam rilis BPS, Senin (2/4).

Namun kenaikan Pertalite tersebut, ia tak berharap adanya peningkatan inflasi untuk bulan April. Pada dasarnya, ia menjelaskan, untuk BBM jenis Pertalite tidak banyak digunakan kendaraan angkutan umum justru lebih banyak menggunakan BBM jenis solar.

Lanjutnya Dadang menjelaskan bahwa BBM sebetulnya simalakama dan juga multiplayer efek terhadap komoditi lain. Belum terlihat dampaknya pada inflasi salah ada beberapa factor penyebab seperti kenaikan Pertalite pad a penghujung bulan Maret sehingga dampak belum terasa atau karena penggunaan Pertalite tidak begitu besar unutk engkutan umum dan distribusi komoditas ke daerah .

Kalau kendaraan umum dan pengangkut komoditas kan pakainya solar, terangnya. "Mudah - mudahan tidak berdampak signifikan, cukup saat ini saja," tukasnya. (yni)


Berita Terkait