iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN Menurut catatan dari Bappeda Sarolangun, jumlah penduduk miskin pada tahun 2017 lalu berkurang sebanyak 760 jiwa atau menjadi 8,44 persen dari 9,99 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya (2016).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dedi Hendri, Kepala Bappeda Sarolangun saat dikonfirmasi wartawan.

Menurut hasil survei BPS, saat ini jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sarolangun sebesar 25.806 jiwa. Dan tahun 2017 lalu menggalami penurunan," kata Dedi Hendri.

Dikatakannya, saat ini Sarolangun berada pada urutan ke empat dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Provinsi Jambi.

Tapi garis kemiskinan di Sarolangun tertinggi di Jambi yakni Rp. 393.344, sambung Dedi.

Terkait jumlah penduduk miskin yang masih relatif tinggi itu kata Dedi, pemerintah daerah telah mempersiapkan tiga jurus pengentasan, yakni perbaikan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi dan pelayanan publik.

Jalan dan jembatan harus dibangun supaya arus distribusi barang lancar. Kemudian untuk pemberdayaan ekonomi, Bupati mencanangkan satu desa satu produk. Kemudian pelayanan publik harus lebih baik, imbuhnya. (hnd)

 


Berita Terkait



add images