Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH- Suhu politik menuju kontestasi Pemilihan Walikota (Pilwako) Sungai Penuh mulai terasa. Meski baru akan dihelat 2020 mendatang, sejumlah nama tampaknya sudah mempersiapkan diri.

Mereka yang mencuat di masyarakat dan menjadi buah bibir yakni Fikar Azami. Ketua DPRD Kota Sungai Penuh memiliki potensi besar sekaligus merupakan putra Walikota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri (AJB).

juga memiliki kans dan diperhitungkan pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Zulhelmi dianggap sebagai satu-satunya lawan kuat Fikar Azami, karena memiliki basis massa di Pondok Tinggi, Sungai Penuh dan sebagian Dusun Baru.

Ditambah dengan saat ini telah bersatunya 3 Dusun tersebut menganggap Zulhelmi mampu bertarung untuk memperebutkan kursi BH 1 RZ. Beberapa hari lalu, masyarakat tiga dusun Sungai Penuh telah mengelar pertemuan dan meminta Zulhelmi untuk maju sebagai calon Walikota.

Ada juga nama Pusri Amsy yang saat ini menjabat Sekda Kota Sungai Penuh. Ia memiliki basis massa di Tanah Kampung dengan Hamparan Rawang.

Belakangan muncul nama dr. Meidrin Joni. Ketua PSSI dan PBSI Provinsi Jambi ini terlihat semakin serius karena dikabarkan acap kali menerima kunjungan masyarakat Kota Sungai Penuh.

Pengamat Politik Kota Sungai Penuh, Rudi Hartono menilai jika keempat tokoh ini positif bertarung, Pilwako akan berlangsung seru. Soalnya tokoh yang digadangkan maju merupakan orang yang sangat berpengaruh.

"Ada empat nama yang baru muncul yakni Fikar Azami, Zulhelmi, Pusri Amsy dan dr Meidrin, mereka memiliki basis masing-masing," katanya.

Hanya saja sambung Rudi, tinggal ke Empat nama tersebut memilih pasangan yang cocok dan berpengaruh untuk mendongkrak suara. "Tergantung mereka memilih Wakil yang pas dan Partai yang pas, itulah yang unggul nanti," jelasnya. (Adi)


Komentar

Rekomendasi




add images