JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA Setidaknya 65.733 unit rumah rusak di beberapa wilayah Sulawesi Tengah akibat gempa dan tsunami Jumat lalu (28/9).
Data itu diungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, berdasar laporan langsung dari lokasi bencana.Kerusakan itu belum diklasifikasikan rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan, katanya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (2/10).
BNPB masih berusaha mendata lebih detail untuk mengetahui pasti jumlah rumah warga yang rusak pada tiap klasifikasi.
Kami masih melakukan pendataan seberapa banyak di sekitar komplek perumahan yang rata dengan tanah atau rusak berat, demikian Sutopo. [ald]
FAJAR.CO.ID, JAKARTA Setidaknya 65.733 unit rumah rusak di beberapa wilayah Sulawesi Tengah akibat gempa dan tsunami Jumat lalu (28/9).
Data itu diungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, berdasar laporan langsung dari lokasi bencana.Kerusakan itu belum diklasifikasikan rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan, katanya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (2/10).
BNPB masih berusaha mendata lebih detail untuk mengetahui pasti jumlah rumah warga yang rusak pada tiap klasifikasi.
Kami masih melakukan pendataan seberapa banyak di sekitar komplek perumahan yang rata dengan tanah atau rusak berat, demikian Sutopo. [ald]
Sumber: www.fajar.co.id
