Terlihat Alat Berat PETI yang di bakar.
Terlihat Alat Berat PETI yang di bakar.

JAMBIUPDATE.CO, MERANGIN - Bupati Merangin mengumpulkan seluruh Kepala Desa Kecamatan Muara Siau dan Tiang Pumpung paskah kisruh terkait Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) pada Jumat (30/11) di Aula Kantor Bupati.

Dimana kejadian tersebut terjadi di lokasi yang berada di aliran Sungai Sakai, Desa Baru Sungai Sakai, Kecamatan Tiang Pumpung Kabupaten Merangin beberapa hari yang lalu, pada kejadian tersebut pihak massa pembakar alat berat yang digunakan untuk aktivitas PETI nyaris bentrok dengan pemilik alat berat yang menahan motor massa pembakar alat berat.

Pada saat mengumpulkan para Kepala Desa Bupati Merangin menegaskan Kepala Desa sejatinya bisa saja bertindak tegas memberantas PETI di wilayahnya dan untuk sementara Kades diintruksikan mendata jumlah alat berat.

"Kita berikan deadline satu minggu kepada Kades untuk mendata alat berat dan memerintahkan pemilik mengeluarkannya. Jika sudah dua minggu alat berat itu belum juga dikeluarkan, maka kita yang akan mengeluarkannya," tegas Al Haris, Bupati Merangin.

Nanti lanjut bupati, Pemerintah Daerah bersama Polres Merangin dan Danramil yang akan mengambil alih untuk mengeluarkan secara paksa alat berat tersebut, jika upaya Kades untuk mengeluarkannya tidak juga berhasil.

"Kalau Kadesnya tidak berhasil mengeluarkan alat berat dengan deadline yang telah diberikan maka Pemda bersama Polres dan Danramil yang akan mengeluarkan secara paksa," tegas Al Haris. (wwn)


Komentar

Berita Terkait

Sehari, Ada 54 Ton Sampah di Kualatungkal

20 ASN di Batanghari Ajukan Pensiun

Warga Kerinci Kembali Dikejutkan oleh Getaran Gempa

Tak Bayar Listrik, Dua Instansi di Sarolangun Diputus

Rekomendasi




add images