iklan Ilustrasi. Foto : Net
Ilustrasi. Foto : Net

JAMBIUPDATE.CO, JAYAPURA  Puluhan karyawan PT Istaka Karya yang menjadi korban pembunuhan di Ditrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua, dipastikan tidak menerima santunan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jayapura Adventua Edison, mengatakan kepastian itu disebabkan hingga kini belum ditemukan keikutsertaan karyawan PT Istaka di data BPJS Ketenagakerjaan. Dia mengatakan sesaat setelah adanya kepastian jumlah karyawan perusahaan yang mengerjakan pembangunan jembatan.

Saat itu, pihaknya berupaya menghubungi perwakilan perusahaan di Wamena. Namun hingga saat ini belum ada data yang diserahkan. Kami sangat menyayangkan, karena akibatnya karyawan tidak terlindungi dan keluarga tidak menerima santunan, ujar Edison di Jayapura, Sabtu (8/12).

Diketahui, KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata), pada Minggu (2/12) menyerang karyawan PT Istaka Karya. Sebanyak 16 orang diantaranya ditemukan tewas. Saat insiden penyerangan, karyawan PT Istaka yang berada di camp tercatat 25 orang, termasuk satu staf BBPJN Papua.(ant/fin)


Sumber: www.fin.co.id

Berita Terkait



add images