JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA - Sebanyak 3.900 dosen yang mengabdi di 36 perguruan tinggi negeri (PTN) baru, bakal mengikuti seleksi penerimaan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun depan.
Ini setelah Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melakukan verifikasi validasi terhadap 4.200 dosen berusia 35 tahun ke atas di 36 PTN baru.
Dia menyebutkan, jumlah peserta seleksi calon PPPK formasi dosen itu akan bertambah bila pendataannya selesai. Diharapkan bila pendataan selesai akhir Desember, Februari-Maret mereka sudah bisa mengikuti seleksi calon PPPK.
"Para calon PPPK ini sudah ada. Mereka tersebar di PTN-PTN baru," ucapnya.
Pada 2016, Menteri Nasir menetapkan 36 PTN baru. Mereka berasal dari 7 perguruan tinggi baru serta 29 perguruan tinggi swasta yang dinegerikan.
Sesuai Perpres 10/2016 tentang Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) pada PTN baru, tenaga pengajar maupun tendik akan diangkat menjadi PPPK. Ketentuan ini berlaku bagi dosen dan pegawai yang berusia di atas 35 tahun.
Sedangkan dosen maupun pegawai yang memenuhi kriteria usia di bawah 35 tahun diberi kesempatan untuk mendaftar sebagai PNS. Nasir mengungkapkan, dosen dan pegawai yang akan menjadi P3K dari 36 perguruan tinggi ini berjumlah 4.358 orang.
Dalam rekrutmen CPNS 2018, Kemenristekdikti mendapatkan 9.200 formasi, terdiri dari 8 ribu dosen dan sisanya tendik. Delapan ribu dosen yang direkrut itu akan disebar ke seluruh PTN termasuk perguruan tinggi baru. (esy/jpnn)
Sumber: www.jpnn.com
