Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO - Masyarakat menengah kebawah di wilayah pedesaan saat ini masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan gas bersebsidi 3 KG. Selain mahal, gas melon tersebut juga sulit didapatkan oleh masyarakat.

Seperti yang dikeluhkan oleh Masri warga Dusun Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas. Masri mengatakan untuk mendapat gas bersubsidi tersebut sangatlah susah. Selain pasokan untuk masyarakat berkurang, namun diduga masih ada permainan di tingkat pangkalan.

"Susah didapat, harnyapun bisa mencapai Rp 30 - 35 ribu. Saya merasa ada permainan ditingkap pangkalan. Pasalnya, gas seringkali kosong pada pangkalan. Entah pasokan mereka yang kurang, entah memang sengaja menjual pada pengencer ," sebutnya.

Masri berharap instansi terkait dapat menindaklanjuti keluhan warga ini. Jika tidak, pihak pangkalan akan tetap bermain dengan menjual gas pada warung dan juga dibawa keluar wilayah.

"Sekarang banyak juga yang membawa gas ke luar wilayah. Selain itu, gas melon ini juga masih banyak digunakan oleh masyarakat mampu. Dengan demikian gas ini masih banyak tidak tepat sasaran ," tutupnya. (ptm)


Komentar

Rekomendasi




add images