Pengamat Politik Jafar Ahmad. Foto : Dok Jambiupdate
Pengamat Politik Jafar Ahmad. Foto : Dok Jambiupdate

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pengamat Politik Jafar Ahmad mengatakan, jika Bawaslu masih harus jeli melakukan pengawasan. Soalnya, masih banyak pelanggaran yang belum mendapatkan perhatian.

Menurut Jafar, untuk meraih kemenangan, semua peserta Pemilu akan melakukan berbagai macam upaya untuk mengumpulkan suara. Termasuk dengan cara yang keliru.

Orang dipaksa mengumpulkan suara sebanyak-banyaknya, tentu orang melihat peluang seluas-luasnya, salah satunya bisa dalam bentuk memamfaatkan ASN, meski pun sudah tau salah, jelasnya.

Yang tidak wajar itu, lanjut Jafar, jika ada dugaan pelanggaran Pemilu yang tidak ditindak lanjuti oleh Bawaslu.Dari dulu memang sudah seperti itu, bebernya.

Soal banyaknya penanganan pelanggaran yang ditangani, Jafra menilai itu semua merupakan sinergiritas media ataupun keterbukaan masyarakat yang sudah berani mengadu. 

Kita tau wadah untuk menyampaikan aspirasi lebih banyak sekarang. Jadi akan lebih mudah terpantau, tukasnya. (cr1/aiz)


Komentar

Berita Terkait

Dipo Boyong Menteri Kelautan dan Perikanan

Giliran Tiga Daerah di Jambi ini Terima Surat Suara

Penyidikan Kasus Dipo Dihentikan, Ini Alasannya

Rekomendasi




add images