Salah satu petugas KPPS memastikan seorang ibu memasukkan surat suara di kotak yang benar pada simulasi nasional Pemilu 2019.
Salah satu petugas KPPS memastikan seorang ibu memasukkan surat suara di kotak yang benar pada simulasi nasional Pemilu 2019.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Pemungutan dan penghitungan suara (Putungra) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tidak lama lagi digelar. Itu artinya, semua logistik Pemilu sudah harus disiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di masing-masing Kabupaten/Kota.

Namun hingga saat ini sejumlah penyelenggara masih disibukkan dengan penyortiran dan pelipatan surat suara. Padahal hajatan demokrasi lima tahunan itu hanya menyisakan waktu 21 hari lagi.

Bahkan kabupaten Batanghari, Bungo dan beberapa daerah lainnya baru menerima logistic surat suara dari perusahaan percetakan. Belum lagi ribuan surat suara rusak yang mesti harus ganti secepatnya agar bisa terdistribusi tepat waktu. 

Jika tak bisa menghitung-hitung dan memiliki strategi, bukan tidak mungkin logistik Pemilu bisa terlambat. Padahal, pada 17 April mendatang, semua logistic sudah harus berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Komisioner KPU Provinsi Jambi,  Apnizal mengaku optimis semua logistik bisa sampai seusai dengan jadwal yang ditentukan. Karena itu, pihaknya terus mendorong agar Kabupaten/Kota untuk menyelesaikan proses penyortiran dan pelipatan.

Kalau disusun dengan manajemen yang baik pasti terkejar. Kita sangat optimis, semua logistiknya bisa sampai sesuai jadwal, ujarnya.

Apnizal mengatakan, dalam waktu yang singkat seperti saat ini yang dibutuhkan adalah strategi. Misalnya, pada proses penyortiran dan pelipatan yang membutuhkan banyak orang.

Makanya kemarin kita minta agar selesai disortir, jumlah yang rusak bisa laporkan untuk dilakukan pergantian, sebutnya.

Disamping itu, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap logistik ini di sejumlah kabupaten/kota. Sehingga logistic sudah berada ditingkat Kecamatan pada H-7 sebelum pemungutan suara. 

"Paling lambat H-1 semua jenis logistik ini harus sudah ada di tingkat TPS," terangnya. (wan)


Komentar

Rekomendasi




add images