Pohon tumbang saat hujan disertai angin di JL Diponegoro, tepatnya dibelakang Koni, (27/3). Foto : M Ridwan / Jambi Ekspres
Pohon tumbang saat hujan disertai angin di JL Diponegoro, tepatnya dibelakang Koni, (27/3). Foto : M Ridwan / Jambi Ekspres

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Provinsi Jambi masih dalam kondisi musim hujan saat ini dan April nanti merupakan puncaknya. Namun, hujan yang terjadi saat ini berdurasi 1 hingga 3 jam. Waktunya juga tak menentu, lebih dominan sore dan malam.

Adi Setiadi, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jambi mengatakan, dalam setahun ada dua puncak hujan di Jambi, yakni, Maret-April dan November-Desember.
Namun saat ini hujannya masih bersifat lokal, tidak merata, kata Adi, Kamis (28/3).
Adi menyebut, jika diperhatikan, kalau ada pusaran di utara maupun selatan, Jambi terkena belokan angin.
Dengan adanya itu konsentrasi ke arah pembentukan awan-awan hujan atau awan cumulinimbus. Jika terjadi hujan, hujannya disertai petir dan angin, imbuhnya.
Lebih lanjut Adi menyebutkan, angin kencang terjadi akibat aktifitas dari awan-awan cumulunimbus pada saat masa punah.
Itu biasanya ditandai dengan kondisi angin kencang, kejadian sangat cepat, hanya beberapa detik dan beberapa menit. Kecepatannya di atas 25 knot, jelasnya.
Hingga April mendatang potensi angin itu masih ada. Sebelumnya, Februari lalu sempat terjadi angin kencang, ujarnya. (hfz)


Komentar

Rekomendasi




add images