Ketua GAPKI Cabang Jambi Tidar M. Bagaskara. Foto : Ist
Ketua GAPKI Cabang Jambi Tidar M. Bagaskara. Foto : Ist

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) periode 2019-2024 akan menggulirkan program kemitraan dengan petani sawit. 

Program tersebut dilakukan untuk mengatasi harga Tandan Buah Segar (TBS) yang merosot. Peranan kami memang tidak mudah, tapi, kita harus sesuaikan dengan indsutri kelapa sawit di Provinsi Jambi, kata Tidar M. Bagaskara, Ketua Gapki Jambi, Rabu (27/3).

Kata Tidar, diperlukan mediasi semua lini untuk kembali meningkatkan harga TBS di tingkat petani, dengan cara membuat forum bagaimana rentang harga TBS di tingkat petani menjadi lebih baik.

Program kemitraan ini akan memperbaiki kualitas sawit dan harga jual TBS milik petani. Harusnya kita mulai menggempur, baik melalui instansi teknis, pemda maupun asosiasi, harus bisa mendaratkan program kepada petani, sehingga petani juga diuntungkan. Selisih harga TBS yang terlalu jauh bisa tercapai, harapnya.

Berbicara secara regional Jambi terkait serangan kampanye hitam Uni Eropa terhadap kelapa sawit di Indonesia, perlu adanya spirit perusahaan perkebunan sawit di Provinsi Jambi untuk memperbaiki diri.

Kalau ada yang tidak sesuai kriteria, ya dibenahi, untuk menepis kampanye hitam Uni Eropa terhadap sawit kita, jelasnya. (yos)


Komentar

Rekomendasi




add images