Marzuki, pemuda yang kerap mengamuk akibat lem aibon.
Marzuki, pemuda yang kerap mengamuk akibat lem aibon.

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Kenakalan remaja masih sering terjadi di Kabupaten Sarolangun, salah satu contoh yakni di RT. 03, Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Sarolangun.

Dimana seorang pemuda setempat kerap mengamuk karna mabuk lem aibon. Akibatnya, saat ini, pemuda tersebut sulit untuk di ajak komunikasi serta tangan penuh dengan sayatan benda tajam.

Rahima (50), ibu kandung pemuda yang bernama Marzuki (23) itu, saat ditemui jambiupdate.co mengatakan, bahwa kondisi anaknya mengkonsumsi lem aibon sudah sejak dua tahun lalu karna pengaruh teman-temannya.

"Anak saya ini biasanya menghirup aroma lem aibon itu pada malam hari, kalau siang dia biasa bekerja mencuci motor atau mengurut orang. Dan uangnya itu lah yang biasa dibelikan rokok dan lem aibon,"katanya.

Sehingga katanya, usai menggunakan lem aibon, anaknya kerap mengamuk dan memukul dinding. Dan siang hari kembali normal kembali.

"Kalau dia mengamuk, biasanya memukul dinding, pernah juga menggejar orang dengan parang. Sementara untuk membawa berobat, saya tidak punya biaya. Jadi butuh uluran tangan dari para tetangga atau orang yang mau menolong,"pungkasnya.(hnd)


Komentar

Berita Terkait

DPRD Sungai Penuh Serahkan Keputusan Dewan Kepada Wako AJB

Ketua DPC Gerindra Bungo Tutup Usia

Wako AJB Terima Rekomendasi Dewan Terkait LKPJ 2018

Sarolangun Minim Anggaran Pembinaan dan Sarana Olahraga

Dewan Apresiasi Kinerja Pemkot Sungai Penuh

Rekomendasi




add images