Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Mempertimbangkan kondisi terkini serta kebijakan pemerintah maupun pelaku usaha, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi memperkirakan laju inflasi April 2019 berada pada kisaran 0,14- 0,54 persen (mtm).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bayu Martanto mengatakan, sumber tekanan inflasi terutama masih berasal dari komoditas bahan pangan disebabkan berkurangnya pasokan komoditas hortikultura menyusul berakhirnya periode panen serta meningkatnya permintaan.

Ia memaparkan, pada Maret 2019, perkembangan Indeks Harga Konsumen Kota Jambi mengalami inflasi 0,33 persen (mtm), sama halnya dengan Kabupaten Bungo yang tercatat inflasi 0,35 persen (mtm).

Sehingga secara total, Provinsi Jambi mengalami inflasi sebesar 0,33 persen (mtm) atau secara tahun mengalami inflasi 1,89 persen (yoy), katanya.

Perkembangan inflasi tersebut meningkat dibandingkan Februari 2019 yang tercatat deflasi sebesar 0,28 persen (mtm). Secara tahun kalender (Januari-Maret), laju inflasi Provinsi Jambi tercatat deflasi sebesar 0,38 persen (ytd).

"Inflasi Provinsi Jambi pada Maret 2019 terutama didorong oleh kelompok bahan makanan menyusul mulai berkurangnya stok bahan pangan serta tingkat permintaan yang meningkat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya,"katanya.(yni)


Komentar

Berita Terkait

Serunya Momen Earth Hour Bersama Odua Weston Jambi

Bahan Makanan Penyebab Inflasi di Jambi

Ssst... Kesejahteraan Petani di Jambi Menurun, Nih Datanya

Jambi Ekspres Berikan Kue Ultah untuk Swiss-Belhotel

Rekomendasi




add images