iklan Air terjun Pendung Semurup. FOTO: GUSNADI
Air terjun Pendung Semurup. FOTO: GUSNADI

SEJUMLAH objek wisata di Kerinci kini dikelola secara profesional dan dijadikan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Salah satunya Air Terjun Pendung Semurup yang sudah menjadi branding wisata dan mendatangkan untung bagi desa.

IRVA GUSNADI, Kerinci.

Air terjun Pendung Semurup kini telah dijadikan Bumdes, berada pada sebuah ngarai yang dikeliling dinding-dinding batu membuat air terjun ini sangat eksotis dan menawan.

Air terjun dengan ketinggian sekitar 16 meter, meskipun letaknya yang tersembunyi dan terpencil, sama sekali tak menyurutkan niat wisatawan untuk berkunjung ke air terjun itu. Suasana alami nan lestari pun seolah menjadi magnet, yang membuat wisatawan betah berlama-lama menikmati panorama air terjun.

Secara geografis, Air Terjun Pendung terletak pada Desa Pendung Mudik, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci. Bagi wisatawan yang hendak berkunjung, maka setidaknya harus menempuh jarak 10 kilometer dari Kota Sungai Penuh. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 30 menit dan pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti angkot.

Perjalanan sesungguhnya pun baru dimulai saat tiba di Desa Pendung Mudik. Dari pemukiman warga, wisatawan harus berjalan kaki kurang lebih selama 45 menit hingga satu jam. Medan yang cukup berat pun telah menanti, wisatawan harus melewati hutan dan perbukitan. Jika belum pernah datang ke air terjun, sebaiknya tanyalah warga setempat agar diberi arah supaya tidak tersesat dihutan.

Sebelum memasuki air terjun akan dijumpai batu besar, yang juga merupakan objek wisata. Disinilah, pintu masuk menuju air terjun Pendung. Batu besar inilah, merupakan gerbang pintu untuk memulai perjalanan menuju air terjun Pendung Semurup.

Dalam perjalanan menuju air terjun, wisatawan akan menjumpai berbagai macam rintangan. Seperti menyebrangi sungai, dan menapaki jalan ekstrim yang langsung berbatas jurang cukup dalam. Bebatuan licin pun akan banyak ditemukan, sehingga wisatawan harus tetap waspada dan berhati-hati.

Setelah melewati perjalanan yang melelahkan, lelah ditubuh seolah sirna dengan sebuah fenomena air terjun cantik yang tersembunyi dibalik dinding batu. Dinding batu yang berada persis disisi kiri dan kanan dipenuhi lumut dan tumbuhan, sehingga nampak hijau dan semakin mempercantik air terjun.

Keberadaan dinding yang menjulang tinggi ini pun, menambah eksotisme air terjun. Layaknya air terjun pribadi, kita bisa mandi dan menikmati segarnya air dengan leluasa tepat dibawah jatuhnya air. Dengan kondisi alam sekitar yang masih alami, seolah membuat tempat ini layak disebut surga tersembunyi di Kabupaten Kerinci.

Tatang, tokoh masyarakat Desa Semurup mengatakan bahwa Bumdes Air Terjun Pendung Semurup setiap Tahunnya terus menampakan kemajuan. Air terjun yang masih alami tersebut, membuat para wisatawan beramai-ramai untuk terus mengunjungi air terjun.

Dikatakannya, dengan kemajuan yang pesat dikelola Bumdes, saat ini pintu masuk menuju air terjun pendung Semurup telah dijadikan taman wisata yang bagus untuk dijadikan tempat bersantai, setelah mengunjungi air terjun.

Bahkan, sudah dibuat tangga pelangi dan vila, di atas batu besar. "Disebut tangga pelangi, karena tangga dicat dengan warna warni, dan pondok dipucuk batu besar sehingga disebut fila," ungkapnya.

Diakui Tatang, bahwa berada di tengah hutan yang cukup lebat, membuat fasilitas di sekitar air terjun pun terbilang minim. Wisatawan tidak akan menemukan fasilitas umum seperti kamar mandi, atau mushola. Bukan hanya itu saja, wisatawan yang membawa kendaraan biasanya menitipkannya di pemukiman warga Desa Pendung Mudik. Namun sebaiknya, mintalah izin terlebih dahulu kepada sang pemilik rumah.

"Saat ini kekurangannya belum ada tempat parkir, WC, dan Mushalla di lokasi air terjun," ujarnya.

Ditambahkannya, pada air terjun pun tidak ada penjual makanan ataupun minuman, jadi sebaiknya bawalah bekal terlebih dahulu sebelum bertolak ke air terjun. Apabila hendak menginap, wisatawan harus kembali ke Kota Sungai Penuh karena masih belum ditemukan penginapan disekitar air terjun. Di Kota Sungai Penuh terdapat hotel dan homestay yang bisa dipilih wisatawan.

"Untuk itu, masyarakat sekitar sangat berharap, dengan keterbatasannya Dana Desa, sehingga Pemkab Kerinci ataupun Pemerintah Pusat untuk bisa membantu kekurangan fasilitas," ungkapnya.

Jika fasilitas tersebut, semuanya berhasil terwujud. Maka dirinya yakin, wisata air terjun Pendung Semurup, menjadi wisata yang akan dicari oleh para wisatawan manca negara. "Kita yakin, akan mampu bersaing dengan wisata luar Negri, karna dilokasi air terjun masih alami," tandasnya. (*)


Berita Terkait