Ratusan hektar sawah di Kerinci terandam banjir mengakibatkan sering gagal panen. Foto : Gusnadi / Jambiupdate
Ratusan hektar sawah di Kerinci terandam banjir mengakibatkan sering gagal panen. Foto : Gusnadi / Jambiupdate

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Berada dipinggir Danau Kerinci, tentunya membuat Ratusan hektar sawah warga Desa Pendung Talang Ganting, Desa Seleman, dan Desa Sanggarang Agung, Kecamatan Danau Kerinci sering terendam banjir.

Hal tersebut disebabkan, ketika hujan melanda wilayah Kerinci hingga beberapa hari, sehingga mengakibatkan air Danau Kerinci naik drastis, ditambah dengan tidak adanya tebing penahan dipinggir Danau, menyebabkan sawah warga dengan mudahnya terendam.

Seperti dikatakan Ikhwa , warga Pentagen, dimana selama ini ketika air Danau naik, maka secara otomatis sawah warga terendam. Ini tentunya, membuat warga merugi dikarenakan padi mereka terkena fuso setelah terendam banjir berhari-hari. "Kejadian ini, selalu terjadi setiap tahunnya," ungkapnya.

Atas kejadian itu, warga sangat berharap adanya bantuan dari Pemerintah pusat, Provinsi, maupun Daerah untuk pembuatan tebing penahan dipinggir Danau di sepanjang Tiga Desa tersebut. Nantinya, akan berfungsi sebagai menahan air danau ketika naik, sehingga tidak melimpah masuk ke lahan sawah warga.

Bahkan, ketika momen hari-hari besar seperti lebaran dan Festival Danau Kerinci, biasanya daerah Sanggarang Agung kendaraan akan macet hingga berjam-jam. Karena semua bertumpu pada wisata dermaga Danau Kerinci.

"Jika tebing penahan di pinggir sawha sudah ada, bisa membantu mengurangi kemacetan. Karena warga bisa juga, bersantai dipinggir Danau di Desa Pentagen," pungkasnya. (adi)


Komentar

Rekomendasi




add images