Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.COJAMBI  Pelaksanaan balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) semakin dekat saja. Tepatnya pada 2-10 November mendatang.

Untuk perdana Provinsi Jambi akan ikut serta dalam ajang ini. Setidaknya setelah kesepakatan dengan Pemprov Sumbar terealisasi.

Bahkan, Selasa kemarin (9/4) tim survei sekaligus EO TdS yang berasal dari Malaysia dan Jawa Timur sudah melakukan penilaian dan memberikan masukannnya. Ini tidak lain tidak bukan adalah untuk mengejar tujuh bulan tersisa menuju ajang pariwisata akbar Indonesia ini.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Ujang Hariyadi, menyampaikan pihaknya telah melakukan beberapa kali rapat dengan pihak Pemprov Sumbar dan telah ada kesepakan untuk mendapatkan bagian pada jalur Kerinci dan Sungai Penuh. Ini sedang dalam proses, mudah-mudahan saja dengan sinergi semua acara ini bisa lancar untuk perdanan dilakukan di Jambi ini, jelasnya.

Nantinya kata dia yang akan menjadi rute TdS ini adalah dari Kayu Aro menuju Danau Kerinci. Dan selanjutnya dari Danau Kerinci menuju Kota Sungai Penuh. Ini karena daerah tersebut berbatasan langsung dengan Sumatera Barat, Solok Selatan dengan Kayu Aro, dan Pesisir Selatan dengan Sungai Penuh, sampainya.

Dia juga mengakui dari penilaian tim survey pihaknya juga mendapatkan masukan. Baik itu soal percepatan pengerjaan jalan hingga fasilitas pendukung yang harus disiapkan. Tercatat beberapa poin rekomendasi tim survey tersebut seperti  infrasturktur jalan yang harus disegerakan, kemudian perbaikan fasilitas hotel di Sungai Penuh dan Kerinci segera disiapkan sesuai dengan standart hotel closet duduk. Sebenarnya saya lihat sudah hampir semua hotel dan homestay di Kerinci dan Sungai penuh memakai closet duduk jadi saya pikir tak ada masalah, jelasnya. Selain itu dia menyebutkan yang diperhatikan tim survey juga jumlah AC di kamar hotel Kerinci yang belum memenuhi syarat. Dari pemintaan 180 kamar baru 100 yang masuk kategori layak, ujarnya. (aba)


Komentar

Rekomendasi




add images