Wali Kota Jambi, Syarif Fasha. Foto : Dok Jambiupdate
Wali Kota Jambi, Syarif Fasha. Foto : Dok Jambiupdate

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Macetnya Kota Jambi juga disebabkan banyak munculnya pasar tradisional dadakan. Pasar yang tidak mengantongi izin tersebut banyak muncul di pinggir jalan di sejumlah wilayah dalam Kota Jambi.

Beberapa contoh, yakni, Pasar Tradisional di kawasan Kebun Kopi, Pasar Tradisional di Kawasan Paal X, Pasar Ikan di kawasan Sijenjang, dan beberapa pasar lainnya yang tersebar dalam Kota Jambi.

Walikota Jambi Sy Fasha mengatakan, pihaknya terlebih dahulu akan membenahi Pasar Induk di Terminal Talang Gulo.Kita pelan-pelan, setelah kita benahi, baru akan kita pindahkan ke dalam semua, katanya.

Karena tempatnya belum selesai, maka, belum dipindahkan. Dari pada nanti menuai protes dari masyarakat, ujarnya.

Ditambahkan Fasha, pihaknya juga akan membangun satu pasar tradisional modern di setiap Kecamatan. Saat ini Pemerintah tengah mencari lahan untuk membangun pasar tersebut.

"Kita sedang mencari lahan, kalau ada pasar-pasar milik masyarakat dan berkenan untuk memberikan lahan, nantinya pemerintah akan mengelola dan menata pasar tersebut supaya lebih bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya.(hfz)


Komentar

Berita Terkait

H Bakri Mendadak jadi Guru Kumpeh Ulu

Segini Persentase Bangku SDN Tak Layak Pakai di Kota Jambi

Baru 11 Persen Sampah yang Mampu Dikelola Pemkot Jambi

Jambi Baru Mampu Bina 11 Cabor, Ini Kendalanya

Puting Beliung, Belasan Rumah di Kota Jambi Rusak

Rekomendasi




add images