Ilustrasi.
Ilustrasi.

 

JAMBIUPDATE.COMUARA BUNGO- Sejumlah kontraktor di Kabupaten Bungo mengeluhkan keterlambatan pembayaran proyek. Padahal, pengerjaan proyeknya sudah rampung.

Salah satu kontraktor berinisial F mengatakan, semua adminsitrasi pencairan dana para rekanan ini kebanyakan sudah berada di meja dinas. Namun, diduga karena kosongnya kas, terpaksa pembayarannya tertunda. 

"Saya nggak ngerti juga ini anggarannya kemana ko bisa telat terus seperti ini. Tahun kemarin juga seperti ini. Ketika kami terlambat mengerjakan proyek, kami didenda. Sementara Pemkab Bungo tidak ada beban jika mereka terlambat," ucapnya.

Kontraktor yang mengerjakan peningkatan salah satu jalan di Kecamatan Tanah Sepenggal dan Tanah Sepenggal Lintas ini mengatakan keterlambatan pembayaran juga akan berdampak pada pembengkakan bunga pinjaman di Bank.

"Rata-rata para kontraktor ini mengajukan pinjaman modal untuk pengerjaan proyek ke pihak Bank. Tiap bulan kita bayar bunga pinjaman ke Bank, ini mau sampai kapan kalau seperti ini percuma kita bekerja kalau gak dapat untung. Habis buat bayar bunga ke Bank," keluhnya. (ptm)


Komentar

Berita Terkait

Tidak Turun Kelas, RSUD Ahmad Ripin Tetap Type C

Lelang Sekda Sarolangun, Baru Tiga Pelamar yang Daftar

Siap-Siap, Oktober 2019 Pemkab Tanjabbar Bakal Terima CPNS

Bungo Defisit Anggaran Ratusan Miliar

Rekomendasi




add images