Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, PANGKEP— KM Berkat Rahmat yang berangkat dari Pelabuhan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) tenggelam di perairan Pulau Lilikang, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya.

Tujuh penumpang ikut dalam kapal tujuan Pelabuhan Paotere Makassar itu. Tiga di antaranya belum ditemukan hingga saat ini, Sabtu (14/9/2019).

Kapolsek Liukang Tangaya, AKP Supriyadi menjelaskan kronologi kapal tersebut, KM dengan bobot GT 132 itu tenggelam setelah mengalami kebocoran lambung kapal dan mesin mati, sehingga kapal tidak mampu melaju, akhirnya tenggalam sekitar empat mil dari Pulau Lilikang, Desa Sabalana.

“Kapal mengelami kebocoran sehingga mengakibatkan kapal tersebut tenggelam,” ungkapnya.

Dari tujuh orang penumpang, hingga saat ini, tiga orang penumpang belum ditemukan. Sementara, empat orang lainnya sudah ditemukan.

“Kita juga sementara koordinasi dengan Sar Makassar untuk dibantu melakukan pencarian ke sekitar titik tenggelamnya kapal tersebut,” ucapnya. (fit)

 


Sumber: FAJAR.CO.ID

Komentar

Berita Terkait

Dua Fasilitas Minyak Arab Saudi Terbakar Diserang Drone

Harga Rokok Naik, Petani Tembakau akan Berdampak

Diawasi KPK, Pendapatan Pajak Naik

Puisi Najwa Shihab untuk BJ Habibie

Polri: Tidak Ada Korban Jiwa di Ledakan Gudang Amunisi Semarang

Duterte Akui Pernah Disogok Xi Jinping

Rekomendasi




add images