iklan Sriwijaya Air/Ilustrasi.
Sriwijaya Air/Ilustrasi. (pojoksatu)

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA – PT Sriwijaya Air (Sriwijaya) dan PT Citilink Indonesia memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan kerja sama.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Teknik dan Layanan Garuda Indonesia Iwan Joeniarto. Namun begitu, Iwan enggan memerinci masalah tersebut.

“Kami merujuk pada status terkini kerja sama manajemen antara Sriwijaya dan Citilink, anak usaha Garuda Indonesia,” ujarnya.

“Karena ada sejumlah masalah di mana kedua pihak belum bisa diselesaikan. Dengan berat hati, kami menginformasikan bahwa Sriwijaya melanjutkan bisnisnya sendiri,” sambungnya.

Artinya, Sriwijaya Air tidak lagi menjadi anggota Garuda Indonesia Group. Hubungan dengan Sriwijaya Group pun akan kembali berdasarkan business to business (B to B).

Sebelumnya, Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group menjalin kerja sama operasi seiring dengan kondisi keuangan perusahaan maskapai nasional swasta itu yang tidak mendukung.

Dalam prosesnya, pada September hubungan bisnis itu mengalami guncangan yang menyebabkan susunan direksi Sriwijaya dirombak dan mengundurkan diri.

Namun, akhirnya keduanya kembali rujuk dengan alasan mempertimbangkan tiga hal, yakni mengedepankan keselamatan mempertimbangkan kepentingan pelanggan dan menyelamatkan aset negara.

(Ant/jpnn/pojoksatu)

 


Sumber: www.pojoksatu.id

Berita Terkait



add images