Indosat Ooredoo melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) pilar community development mengoperasikan Mobil Klinik untuk memberikan layanan kesehatan gratis.
Indosat Ooredoo melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) pilar community development mengoperasikan Mobil Klinik untuk memberikan layanan kesehatan gratis. (Istimewa)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Indosat Ooredoo melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) pilar community development mengoperasikan Mobil Klinik untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang terdampak. Mobil Klinik memberikan tindakan kuratif yang berupa pemberian layanan kesehatan dan pengobatan, preventif yang berupa pemberian makanan tambahan, trauma healing bagi anak-anak, serta pembagian bantuan kebutuhan darurat.

Senior Vice President – Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, Turina Farouk, mengatakan manajemen Indosat Ooredoo menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya bagi korban bencana banjir bandang di Solok Selatan (Solsel), Sumatera Barat.

“Kami menerjunkan Mobil Klinik untuk membantu masyarakat yang terpaksa harus mengungsi dengan memberikan layanan kesehatan gratis. Semoga uluran tangan ini mampu mengurangi penderitaan yang dirasakan masyarakat yang terdampak serta kami berharap agar kondisi segera pulih agar mereka dapat melaksanakan kegiatan seperti sedia kala,” ujarnya.

Mobil Klinik Indosat Ooredoo beroperasi selama empat hari sejak Jumat, 29 November 2019 di Kecamatan KPGD, Sungai Pagu, dan Tanjung Raya. Hal ini menyusul ditetapkannya status tanggap darurat oleh Pemerintah Kabupaten Solok Selatan selama 14 hari. Bencana banjir yang terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Solok Selatan dalam 2 hari pada 20 dan 22 November 2019, mengakibatkan ribuan korban jiwa, rusaknya sekolah, masjid, jembatan, dan
irigasi.

Sebelumnya, Mobil Klinik Indosat Ooredoo yang tersebar di seluruh Indonesia, telah ikut membantu masyarakat terdampak bencana pada tahun 2019, seperti bencana tanah longsor di Sukabumi pada bulan Januari, bencana banjir bandang di Madiun dan Jayapura pada bulan Maret, bencana banjir bandang di Konawe dan Samarinda pada bulan Juni, bencana angin kencang di Batu pada bulan, serta bencana gempa bumi di Ambon pada bulan Oktober.(w4n)


Komentar

Berita Terkait

Pedagang Tolak 20 Ribu Ton Beras Dibuang

Sehari Habiskan Rp68,14 Miliar

Tahun Baru Ala Negeri Dongeng di Luminor Hotel Jambi

Demi Kemajuan OVO, Lippo Group Gandeng Mitra Baru

Rekomendasi




add images