Mendikbud Nadiem Makarim.
Mendikbud Nadiem Makarim. (Jawa Pos)

Materi UN, kata dia, juga terlalu padat, sehingga cenderung berfokus pada hafalan, bukan kompetensi.

“Ini sudah menjadi beban stres antara guru dan orangtua. Karena sebenarnya ini berubah menjadi indikator keberhasilan siswa sebagai individu,” katanya.

Padahal, lanjut Nadiem, semangat UN adalah untuk mengasesmen sistem pendidikan. Baik itu sekolahnya, geografinya, maupun sistem pendidikan secara nasional.

Nadiem menjelaskan, UN hanya menilai satu aspek, yakni kognitif dan tidak menyentuh aspek kognitif. UN belum menyentuh karakter siswa secara lebih holistik.

(one/pojoksatu)


Sumber: www.pojoksatu.id

Komentar

Berita Terkait

Sistem Sekolah Tiga Hari Gak Masuk Akal

Bahaya Kalau Guru Honorer Mogok Ngajar

Mendikbud Nadiem Pengin Jadi Pelayan Para Guru

Bocoran Nasib UN

Synaps ke-I IAK Unja

Rekomendasi




add images