Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, TASIK- Aksi pencurian di sebuah toko emas terjadi di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota, tepatnya di perempatan Cicariang, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (14/1).

Dilansir Radar Tasik, pelaku yang terekam CCTV diduga tiga orang emak-emak. Dalam rekaman CCTV itu terekam mereka sedang bertanya-tanya soal emas.

Di sela-sela melihat-lihat emas itu, diduga salah seorang pelaku mengambil gelang emas.

“Awalnya para terduga pelaku ini melihat-lihat emas. Seperti biasa, tanya yang ini berapa, yang itu berapa. Lalu dikeluarkan satu barangnya dan dicobanya,” ujar saksi kejadian Seni Rosita (23) sekaligus karyawan toko emas, Rabu (14/1).

“Karena ukuran gelangnya kebesaran, si pelaku minta dikecilin. Terus dia (pelaku, red) pindah lagi melihat yang lain. Terus gelang emas yang minta dikecilin itu dipindahkan ke tangan temannya. Lalu pas saya mau bawa, dia pengin lihat lagi yang lain,” sambungnya.

Kemudian dipindahkan lagi barang gelang emas itu ke pelaku lainnya lagi yang mengaku ingin melihat gelang emas tersebut.

“Tapi tak dikasihkan. Terus saja dipindah-pindah gelang emas itu. Sambil pelaku lainnya melihat emas yang lainnya dan menunjuk yang ini dan itu. Pelakunya ada tiga orang. Mereka pura-pura mau beli,” terangnya.

Kemudian, setelah bolak-balik berpindah tangan di antara tiga orang itu, akhirnya tak jadi membeli emasnya dan mereka pulang tak berbarengan waktunya.

“Yang hilang satu gelang emas 29 gram seharga Rp 8,7 juta. Saat itu kondisi toko tak terlalu ramai. Hamya ada beberapa pembeli lainnya,” bebernya.

Kapolsek Kawalu Kompol Lasimin membenarkan kejadian itu. Pemilik toko telah melaporkan raibnya gelang emas seberat 29 gram.

“Jadi ada beberapa orang yang mengambil barang berupa gelang emas itu dan terekam CCTV,” katanya.

(dhe/pojoksatu)


Sumber: www,pojoksatu.id

Komentar

Berita Terkait

2020, Alokasi Dana Desa Membengkak

Libatkan ASN, Petahana Didiskualifikasi

Pengakuan Johan Budi yang Perlu Diketahui Honorer K2

PTN Berstatus Badan Hukum Masih Minim

Rekomendasi




add images