Petugas dari Dinkes Muaro Jambi, saat melakukan fogging ke rumah warga.
Petugas dari Dinkes Muaro Jambi, saat melakukan fogging ke rumah warga. (Elan / Jambiupdate)

JAMBIUPDATE.CO, SENGETI- Selama sebulan belakangan ini Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Muaro Jambi terbilang sangat banyak. Sejak 1 Januari hingga 20 Januari 2020, tercatat terjadi 86 kasus DBD.

Untuk mencegah kasus semakin mewabah, Dinkes Muaro Jambi terus melakukan Fogging, Fogging ini telah dilakukan sejak ditemukan adanya wabah penyakit DBD yang menyerang wilayah Kabupaten Muarojambi.

Namun diungkapkan oleh Kabid P2P Muaro Jambi, Afifudin, memang tren terjadi peningkatan masyarakat yang terserang DBD terjadi pada akhir tahun.

“Mencoloknya (penyakit DBD) memang di akhir tahun. Foging terus kita lakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai dari perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti," ungkapnya.

Selain melakukan fogging, akunya, Dinkes Muaro Jambi juga telah menyebarkan bubuk larvasida ke sejumlah Puskesmas yang ada di Muaro Jambi. Pemberian bubuk larvasida ini kemudian dilanjutkan oleh pihak puskesmas dan kader untuk memberikan kepada sejumlah masyarakat. (era)


Komentar

Berita Terkait

Sukadar Minta PDAM Tirta Muaro Produksi AMDK

Relokasi Pasar Petaling Tuai Penolakan Pedagang

Warga 5 Desa di Kerinci Keluhkan LPJU Tak Berfungsi  

Rekomendasi




add images