iklan Steven Bergwijn.
Steven Bergwijn. (Instagram stevenbergwijn)

Dilansir dari De Telegraaf, Tottenham diketahui telah mengirim salah satu pencari bakatnya, Brian Carey untuk mengintai perkembangan Bergwijn selama bertahun-tahun. Selama pengintaian, Tottenham mendapat laporan matang dari Carey.

“Senang berada di sini (Tottenham). Lihat saja fasilitas di sekitar kita. Ketika saya bermain FIFA di PlayStation, saya hampir selalu memilih tim dari Liga Premier,” ujar Bergwijn. “Saya tak sabar untuk bermain di atmosfer yang luar biasa itu,” tandasnya.

PSV Eindhoven membuat Bergwijn menjadi wonderkid Belanda masa depan. Datang sebagai tim U21, Bergwijn akhirnya melakukan debut pertamanya di Eredivisie musim 2014-15.

Bersama Eindhoven, Bergwijn memenangkan tiga gelar Eredivisie. Ia tampil 149 caps dan mencetak 31 gol serta 41 assist. Musim lalu, ia mengemas 15 gol di segala kompetisi.

Pemain spesialis kaki kanan ini dikenal dengan dribble-nya yang luar biasa. Ia pun memiliki skill kontrol bola yang fantastis, terutama dalam akselarasinya ke lini pertahanan lawan.

Bergwijn memiliki tiga gelar Eredivisie untuk namanya sementara ia juga memenangkan Johan Cruyff Shields berturut-turut pada 2015 dan 2016.

Dia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik pada gelaran UEFA Euro U17 ll tahun 2014.

Dalam wawancaranya pada musim panas lalu, Bergwijn mengungkapkan bahwa ia sering dibandingkan dengan mantan kompatriotnya, Memphis Depay

Dengan absennya Harry Kane selama beberapa bulan ke depan, Bergwijn kemungkinan akan menempati posisi favoritnya di sayap kiri sementara Son Heung-min dan Lucas Moura bisa bermain di depan atau winger kanan. (fin/tgr)


Sumber: www.fin.co.id

Berita Terkait