JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO - Uang palsu ditemukan beredar di Kabupaten Bungo, sejak beberapa hari lalu. Edi salah satu pemilik rumah makan Ampera Kelok di Kelurahan Sungai Pinang, yang menjadi korbannya.
Edi mengatakan, uang palsu tersebut baru diketahui saat istrinya belanja kebutuhan di pasar. Saat membelanjakan uang pecahan Rp 100 ribu, si penjual memeriksa uang tersebut ternyata palsu.
"Uang tersebut adalah hasil jual beli rumah makan kami pada Selasa (4/2) lalu. Saat dihitung kami tidak tahu uang itu palsu, ketika belanja di pasar baru diketahui saat pedagang menolak uangnya," ucap Edi, Kamis (6/2).
Disampaikan Edi, tidak diketahui siapa pembeli yang sudah memberikan uang palsu tersebut. Apalagi rumah makan miliknya tidak dilengkapi dengan kamera pemantau CCTV.
"Kami tidak melaporkan kejadian ini pada pihak kepolisian. Karena kerugiannya tidak besar. Tapi ini suatu pelajaran bagi kami. Semoga saja pelakunya cepat berhasil diungkap oleh polisi," tutupnya. (ptm)
