iklan Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pakar Epidemologi Fakultas Kedokteran Universitas Jambi Dr. Umi Kalsum, mengatakan, pihaknya telah melakukan survei secara online tentang kelayakan Provinsi Jambi untuk menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

Hasilnya, dari 731 sampel kuesioner yang dilakukan sebagai penelitian, 80 persen lebih menyatakan bisa menerima penerapan PSBB.

‘’Hal ini juga diperkuat dengan masih ada sekitar 40 masyakarat Provinsi Jambi tidak melakukan sosial distance, kebanyakan berasal dari kelas mentah ke atas. Hal ini juga menyebabkan urgensi untuk dilakukan PSBB perlu segera diterapkan,’’ katanya.

Secara etimologi, sebutnya, penerapan PSBB perlu segera dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini. Pasalnya jumlah penderita saat ini sudah meningkat drastis dimana saat ini sudah terseksi 12 kasus.

Namun demikian, sebenarnya fenomena yang terjadi di lapangan lebih besar, bisa 10 kali lipat yang terjadi, seperti ada yang terjangkit ringan ataupun sembuh sendiri bagi yang memiliki daya tahan tubuh kuat, sehingga hal seperti ini tidak terlaporkan.

"Fenomena seperti ini dalam ilmu etimologi seperti gunung es, kelihatannya memang sedikit, namun sebenarnya banyak," pungkasnya. (kar)


Berita Terkait



add images