iklan salah seorang warga desa Tamiai, kecamatan Batang Merangin, kabupaten Kerinci, pada kamis sore (23/04) dikabarnya tenggelam di Sungai Batang Merangin.
salah seorang warga desa Tamiai, kecamatan Batang Merangin, kabupaten Kerinci, pada kamis sore (23/04) dikabarnya tenggelam di Sungai Batang Merangin. (Gusnadi / Jambiupdate)

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Setelah sebelumnya warga Tanah kampung hanyut di Sungai saat mandi, kali ini salah seorang warga desa Tamiai, kecamatan Batang Merangin, kabupaten Kerinci, pada kamis sore (23/04) dikabarnya tenggelam di Sungai Batang Merangin.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban bernama DT (16) masih duduk kelas 1 SMA. Korban tenggelam saat mandi bersama temannya di Air Mangin (Merangin) kamis sore.

"Ya, tenggelamnya mandi di Lubuk Paku bersama temannya. awalnya korban sedang mandi bersama teman temannya di air mangin (merangin) lubuk paku, setelah sedang asiknya bermain bersama temannya dan tiba tiba remaja itu lemas dan terseret arus," ungkap salah seorang warga Tamiai.

Korban tenggelam terseret arus diketahui setelah temannya korban melihat korban hanyut sekitar 100 meter dari tempat mereka mandi. "Mereka mencoba menolongnya tetapi tidak tertolong lagi. Saat sedang ini masih terus dilakukan pencarian," sebutnya.

Sementara itu Camat Batang Merangin, Heri Cipta, dikonfirmasi memgatakan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.50 saat korban bersama Tiga orang temannya mandi di Sungai Batang Merangin mengunakan Benen.

"Iya, saat ini masih dalam pencarian dengan menyisir sepanjang Aliran Sungai Batang Merangin dan belum ditemukan," ungkapnya.

Dijelaskan Heri, peristiwa ini bermula saat 4 orang pemuda mandi mengunakan Benen dengan titik start perbatasan seberang Merangin Lubuk Paku sepanjang perjalanan disungai 1 orang hilang dan tidak ditemukan sampai sekarang.

"Kita sudah melaporkan ke Bupati dan BPBD Kabupaten Kerinci serta Basarnas untuk membantu pencarian korban," pungkasnya.

Hingga sejauh ini, belum ada keterangan dari pihak Kepolisian terhadap kejadian seorang warga Tamiai yang tenggelam tersebut. (Adi)


Berita Terkait



add images