iklan Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- JAMBI- Pemprov Jambi melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) dan pihak Universitas Jambi mengadakan kolaborasi untuk pengkajian usulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Lanjutannya pada 23 Aprl kemarin diadakan Focus Group Discussion (FGD) bersama berbagai pihak yang memiliki kepakaran dalam bidang Epidemeologi (penyebaran penyakit), dan juga diikuti oleh masyarakat umum secara online melalui aplikasi rapat online Zoom.

Dijelaskan, Juru bicara penanganan Covid19 Jambi Johansyah hasil FGD itu menyimpulkan bahwa untuk saat ini PSBB belum bisa diterapkan. Ini karena masih membutuhkan kajian-kajian pada aspek lainnya terutama dampak sosial ekonomi yang sangat besar.

"Namun pemprov direkomendasikan untuk melakukan poin-poin pembatasan seperti yang ada pada penerapan PSBB tersebut," ujarnya.

Berikut kesimpulan FGD tersebut.

Hasil FGD PSBB Jambi
• Untuk saat ini PSBB belum bisa diterapkan di Provinsi Jambi

• Masih membutuhkan kajian-kajian pada aspek lainnya terutama dampak sosial ekonomi yang sangat besar.

• Pemprov direkomendasikan untuk melakukan poin-poin pembatasan seperti yang ada pada penerapan PSBB tersebut

• Pemprov juga harus menyiapkan peningkatan edukasi kepada masyarakat serta mengubah mindset masyarakat agar mengikuti anjuran-anjuran pemerintah seperti melaksanakan social distancing, berPHBS (Cuci tangan, masker, perilaku batuk bersin yang baik).

• Membatasi kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan masyarakat dalam jumlah banyak, melaksanakan Ibadah dari rumah dan lainnya
(aba)


Berita Terkait



add images