Selain memberikan bantuan, Tiga warga Desa Muak Kerinci yang di Karantina di Pondok Kebun yakni Ade, Hendri, dan Madi juga dilakukan Rapid Test oleh pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas Bukit Kerman.
Selain memberikan bantuan, Tiga warga Desa Muak Kerinci yang di Karantina di Pondok Kebun yakni Ade, Hendri, dan Madi juga dilakukan Rapid Test oleh pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas Bukit Kerman. (Gusnadi / Jambiupdate)

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Setelah mendapat informasi adanya warga Desa Muak, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, yang terpaksa melakukan karantina mandiri di dalam pondok ladang yang hanya berukuran 1x1 Meter.

Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Pj Sekda Kerinci, Asraf, bersama dengan Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Camat, Kepala Puskesmas Bukit Kerman, langsung cepat tanggap dengan turun kelapangan yakni melihat langsung kedalam kebun lokasi warga Muak di karantina dan juga memberikan bantuan.

Selain memberikan bantuan, Tiga warga Desa Muak Kerinci yang di Karantina di Pondok Kebun yakni Ade, Hendri, dan Madi juga dilakukan Rapid Test oleh pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas Bukit Kerman.

BACA JUGA : Cepat Tanggap, Sekda Kerinci Turun Cek Warga Muak Kerinci yang Dikarantina Dipondok Kebun

Pj Sekda Kerinci, Asraf, dikonfirmasi dilapangan mengatakan bahwa setelah mendapat informasi adanya warga Kerinci yang di karantina dipondok kebun. Bupati Kerinci, Adirozal, langsung mengintruksikan agar tim gugus tugas penanganan covid - 19 Kabupaten Kerinci turun kelapangan sekaligus memberikan bantuan.

Selain menyerahkan bantuan berupa peralatan tidur dan masak untuk sehari - hari untuk warga Muak tersebut. Tiga warga yang sepekan lalu pulang dari negri jiran Malaysia itu, juga dilakukan Rapid Test.

"Alhamdulillah, berdasarkan hasil Rapis Test, Ketiga warga Muak tersebut Negatif, artinya mereka tidak terpapar Covid - 19," ungkapnya.

Sehingga sambungnya, hasil Rapid Test yang telah dilakukan diserahkan langsung ke Kades dan Perangkat Desa. Sehingga, Ketika warga tersebut dibolehkan untuk melakukan isolasi mandiri dirumahnya masing - masing dengan tetap menerapkan protokol kesehatan covid - 19.

"Hasilnya Negatif, sehingga mereka diperbolehkan mengisolasi mandiri dirumah. Disamping itu, agar tetap memakai masker, cuci tangan, jangan kontak dengan keluarga lainnya," jelas Sekda.

Setelah dilakukan Rapid Test hari ini sambung Sekda, maka 10 hari kemudian Ketiga warga Muak tersebut akan dilakukan Rapid Test ulang untuk yang Kedua kalinyan "setelah 10 hari, baru dirapid test ulang. Jika hasilnya Negatif, maka mereka telah resmi tidak terpapar covid - 19," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Pj Sekda Asraf juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk tetap terus mengikuti anjuran Pemerintah dalam penanganan Covid - 19, meksipun Kerinci telah memasuki New Normal. "Ini sebagai bentuk kewaspadaan, mudah-mudahan Kerinci bisa melewati bencana Covid - 19 ini," harapnya.(adi)


Komentar

Rekomendasi




add images