JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Provinsi Jambi saat ini tengah berada pada musim kemarau. Berdasarakan predeksi Bandan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Jambi, pada saat kondisi ini juga perlu diwaspadai terjadinya cuaca ekstrim.
Kurnianingsih, Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Jambi mengatakan, pada musim kemarau memang tidak menutup kemungkinan adanya turun hujan. Namun, hujan yang terjadi disaat kemarau tersebut bisa memicu terjadinya cuaca ektrim.
“Karena cuaca ektrim itu akibat pembentukan awan-awan comulonimbus,” kata Kurnianingsih.
Awan tersebut terbentuk akibat adanya pemanasan lokal. Jika 3 hingga 5 hari bertutut-turut tidak terjadi hujan, maka penguapan yang terjadi sangat besar.
“Penguapaan itulah naik kelapaisan atas membentuk awan hujan, sehingga menyebabkan hujan yang disertai petir dan angin kecang. Jadi peluang cuaca ektrim tetap ada,” tuturnya. (hfz)
