Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Kontrak 34 paket proyek di Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jambi sempat molor karena adanya refocusing anggaran untuk Covid-19. Kini paket proyek sudah mulai jalan, bahkan sudah ada yang mencapai 60 persen.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jambi, Tetap Sinulingga mengakui bahwa Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jambi melakukan kontrak sesuai kontrak awal.
“Setelah sampai di sini, terjadi refocusing anggaran, jadi, kontrak diadendum. Sekarang sudah jalan,” akunya (29/6).

Paket-paket proyek di Bina Marga diakui Tetap tidak ada lagi yang besar karena anggaran digeser untuk Covid-19. Saat ini dana di Bina Marga sekitar Rp 200 Miliar dari Rp 540 M. “Rp 200 miliar itu sudah termasuk gaji, atk, mungkin untuk infrastruktur jalan itu sekitar Rp 100 m,” akunya.

Pekerjaan yang besar diakui Tetap hanya jembatan di Limau Manis dan Parit 6. Dua jembatan itu dana yang dihabiskan sekitar Rp 37 M. “Karena jembatan itu tidak bisa kita bangun separoh dulu, jadi, tidak bisa digeser anggarannya,” akunya.

Untuk jalan, yang sebelumnya 4 kilo meter dikurangi menjadi 1 kilo meter. “Kalau kita jadikan efektif, tidak bisa,” jelasnya.

Dia mengakui untuk Jalan Simpang Pudak-Suak Kandis sudah selesai sekitar 60 persen. “Aspal karet tahun ini tidak ada,” ujarnya. (fth)


Komentar




add images