Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, KAZAKHSTAN - Presiden Kassym-Jomart Tokayev menegaskan akan mereshuffle kabinet jika lockdown di Kazakhstan selama dua minggu gagal hentikan penyebaran Virus Corona.

"Ini akan menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan pemerintah untuk bekerja dalam komposisi saat ini jika tidak ada perbaikan pada akhir lockdown," kata kantor kepresidenan mengutip pernyataan Tokayev, dilaporkan Reuters, 10 Juli 2020.

Tak hanya itu, ia juga memerintahkan kabinet untuk meningkatkan kembali perekonomian. Dia merinci, pemerintah akan mengalokasikan 150 miliar tenge tambahan untuk memerangi wabah virus corona.

Kantor berita Kazinform melaporkan, lockdown baru diberlakuakan pada 5 Juli, hampir 55.000 orang terinfeksi Covid-19, termasuk 264 kematian.

Dia juga berharap, situasi di negaranya akan membaik dalam dua pekan ke depan, setelah kebijakan lockdown kedua diberlakukan. (bs/eds)


Sumber: www.fajar.co.id

Komentar

Berita Terkait

Telisik Penyaluran BLT Dana Desa

Presiden Mencium Aroma Krisis Pangan

Dibutuhkan Guru Status PPPK Sebanyak 835 Ribu

Pemerintah Bolehkan Salat Idul Adha di Tengah Pandemi

Dilaporkan Hilang, Wali Kota Seoul Ditemukan Tewas

Rekomendasi




add images