iklan

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Badan Intelijen Negara (BIN) memperkirakan bahwa tahapan yang dikhawatirkan rawan resiko penularan Covid-19 adalah tahapan kampanye dan pemungutan suara (Pungsura).

Hal ini disampaikan oleh Deputi VII BIN bidang Komunikasi dan Informasi Wawan Hadi Purwanto, dalam acara Webinar yang diselenggarakan oleh KNPI Provinsi Jambi dan Forum Diskusi Jambi, Kamis (16/7).

“Tahapan Pilkada 9 Desember yang memiliki titik krusial resiko tinggi penularan virus Corona ini adalah tahapan kampanye dan pemungutan suara, dan ini perlu menjadi perhatian bersama, termasuk penyediaan atau penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti penggunaan masker, sarung tangan, menghindari kontak fisik dan menghindari kerumunan,” ujarnya.

Bahkan Juru Bicara Lembaga Rahasia Negara ini, memberikan contoh kasus di Negara Iran. Tingginya kasus Covid-19 di Negara Iran, akibat adanya kontak fisik antara politisi dengan para konstituennya selama proses pemilihan.

"Dan ini harus menjadi perhatian bersama dan pelajaran agar tidak menimbulkan korban baru serta tidak meluas,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan adanya potensi pelanggaran seperti politik uang, penyalahgunaan dana bantuan sosial, manipulasi data, serta rendahnya partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

“Ini diperlukan upaya pencegahan dan pengawasan yang harus dilakukan bersama-sama , termasuk melakukan sosialisasi ke masyarakat termasuk persoalan protokol kesehatan,” ingatnya. (wan)


Berita Terkait



add images