JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kurang lebih sudah seminggu Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) telah melakukan Coklit ke rumah-rumah masyarakat Provinsi Jambi. Berbagai kendala dihadapi di lapangan. Ada yang menerima penolakan, ada juga masyarakat yang malah marah-marah ke petugas.
Ahdiyenti, Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi mengatakan, dari laporan yang diterima masing-masing kabupaten/kota, sejauh ini tidak ada kendala yang sangat berarti, masih bisa diatasi oleh PPDP.
Disebutkannya, masalah masyarakat yang tinggal di perbatasan Provinsi Jambi dan provinsi lain, menjadi laporan terbanyak. Seperti perbatasan Tebo dengan Riau, kemudian di perbatasan antara Muara Bungo dan Dharmasraya Sumatera Barat.
"Perbatasan wilayahnya ada yang belum jelas di mana titik pastinya. Ada masyarakat yang memiliki KTP Muara Bungo, namun tinggal di Dharmasraya Sumbar. Dimana kedua wilayah ini sedang melaksanakan tahapan Pilkada serentak," ujarnya.
Pihaknya dalam minggu depan akan turun bersama Bawaslu Provinsi Jambi, ke daerah perbatasan tersebut. Pihak KPU Provinsi Jambi juga akan merencanakan pertemuan dengan KPU provinsi tetangga.
"Kami akan ke lapangan melihat langsung bagaimana kondisi yang dilaporkan oleh petugas. Begitu juga kami akan bertemu dengan KPU wilayah setempat, untuk membicarakan persoalan ini," ujarnya. (wan)
