Pernyataan Wali Kota Jambi itu bukan tanpa alasan. Bagi dirinya, pengabdian yang telah diberikan oleh guru-guru tersebut, rata-rata diatas 10-15 tahun.
"Melalui surat ini, kita meminta dan mendorong agar Kemenpan-RB, memberikan perlakuan khusus, mengangkat mereka melalui jalur khusus, sebagai wujud apresiasi dan penghargaan kepada mereka yang sudah cukup lama mengabdikan dirinya menjadi guru honorer selama ini. Usia mereka juga saat ini rata-rata berada di atas 35 tahun. Cukup tidak relevan dan tidak adil jika dibiarkan berkompetisi dengan fresh graduate, padahal mereka sudah mengabdikan diri selama bertahun tahun di dunia pendidikan," ujar Wali Kota Jambi dua periode itu.
Lebih lanjut, Fasha juga mengungkapkan dirinya akan terus berjuang bagi tenaga honorer dibidang lainnya, yang selama ini telah mengabdi bagi Pemkot Jambi.
"Tidak hanya bagi tenaga pendidik, kami terus berjuang bagi yang lainnya. Seperti tenaga kesehatan, penyuluh, Damkar, Satpol PP dan tenaga teknis dan non teknis lainnya," pungkas Fasha.(*/hfz)
