JAMBIUPDATE.CO, BELITUNG – Musim panas atau kemarau, teror buaya mulai mengancam. Jika di Belitung Timur, buaya Sungai Manggar sudah menelan korban, buaya besar di Sungai Upang, Desa Tanah Bawah, Kecamatan Puding Besar, keburu berhasil diringkus warga.
Buaya ini kerap muncul ke daratan juga mengganggu nelayan yang mencari ikan.
Informasi tertangkapnya buaya ini dibenarkan Ardi selaku salah satu pengelola Sungai Upang. Ia katakan, buaya tersebut sepanjang empat meter dengan bobot sekitar setengah ton.
“Benar, tertangkapnya di Sungai Upang, jam lima subuh. Sebelumnya sering naik ke darat,” kata Ardi saat dihubungi wartawan seperti dikutip dari Babel Pos (Fajar Indonesia Network Grup), Senin (17/8).
Penangkapan buaya tersebut sontak membuat warga ramai mendatangi Sungai Upang untuk melihat hal yang jarang terjadi ini. Namun buaya ini belum sampai menerkam warga setempat. Buaya tersebut ditangkap dengan tali jeratan yang dibuat warga.
“Belum kalau nerkem warga, tapi sempat ngangkat perahu nelayan, alat tangkap nelayan juga banyak diganggu,” sebutnya.
Langkah selanjutnya, pihak pengelola bersama pemdes menghubungi penggiat lingkungan Alobi. Buaya tersebut akan dikonservasi oleh pihak Alobi yang kerap menangani buaya yang ditangkap warga.
“Rencananya ini akan kita serahkan ke komunitas alobi, kita sudah nelpon orang alobi,” pungkasnya.(trh)
Sumber: WWW.FIN.CO.ID
