iklan Pembangunan pelabuhan ujung jabung.
Pembangunan pelabuhan ujung jabung. (Dok Jambiupdate)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Kelanjutan pekerjaan penimbunan di sisi bibir pelabuhan Ujung Jabung, Kabupaten Tanjung Jabung Timur terancam tertunda tahun ini. Pasalnya anggaran Rp 5 Miliar (M) dari Kementerian Perhubungan (APBN) untuk pekerjaan ini belum juga cair alias masih diberi tanda bintang.

Hal ini dikarenakan sebelumnya ada syarat yang tak lengkap di awal tahun sehingga diberi tanda bintang (penangguhan). Lalu setelah syarat dilengkapi muncul lagi wabah Covid-19 yang membuat anggaran ini belum jadi dicairkan dan masuk sebegai salah satu calon anggaran refocusing di Kemenhub.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi Putra melalui Kepala Bidang Pengembangan Jaringan Transportasi Bambang Budihardjo mengatakan, hingga saat ini pekerjaan tahun ini memang terancam ditunda.

Sebab, proses lelang penentuan pemenang kontraktor nantinya akan memakan waktu. Tak hanya itu untuk mengangkut material tanah timbunan dari laut juga akan memakan waktu. Sehingga diperkirakan tak akan realistis dikerjakan tahun ini.

“Batas pencairan dana pada pertengahan bulan September, dan semuanya nanti akan diputuskan Kemenhub, nanti akan dikoordinaskian oleh PPK kegiatan yakni Kepala UPP Nipah Panjang,” jelasnya kepada Jambiupdate.co, Selasa (25/8).

Dijelaskan Bambang, pekerjaan Ujung Jabung sebelumnya sedikit terkendala oleh belum adanya akses jalan yang masih diselesaikan Dinas PUPR Provinsi Jambi. Selain itu hibah tanah Pemprov kepada Kemenhub, namun, untuk yang terakhir ini sudah rampung diserahkan.

Untuk pekerjaan di Ujung Jabung sendiri, Dia menjelaskan sudah terserap Rp 230 M. Dan membutuhkan dana Rp 165 M untuk merampungkan pelabuhan berkelas Internasional ini. Dari perbandingan itu, kata Dia, terlihat progress Ujung Jabung sejauh ini sudah sekitar 60 persen.

“Dana Rp 165 M untuk menyelesaikan pekerjaan sisi darat dan sebagian sisi laut, jika tak ada lagi kendala akses jalan darat menuju pelabuhan, Kemenhub bisa saja dalam waktu dua tahun menyelesaikan Pelabuhan ini,” terangnya.

Yang terdekat untuk tahun depan, sudah diajukan kembali usulan anggaran Rp 15 M. Dana ini juga sebagai modal untuk pekerjaan timbunan di sisi pelabuhan. (aba)


Berita Terkait



add images