iklan Begini Kata Gugus Tugas Covid19 Provinsi Jambi Terkait Penjemputan Paksa Jenazah Diduga Suspek Covid19
Begini Kata Gugus Tugas Covid19 Provinsi Jambi Terkait Penjemputan Paksa Jenazah Diduga Suspek Covid19 (Andri Briliant Avolda / Jambiupdate.co)

JAMBIUPDATE.CO,JAMBI – Juru bicara gugus tugas Covid19 Provinsi Jambi Johansyah akhirnya angkat bicara terkait penjemputan paksa jenazah pasien reaktif rapid test di RSUD Raden Mattaher (RSRM) pada hari ini (1/9).

Kata Johansyah pada pukul 10.30 WIB, pihaknya sudah melaksanakan monitoring dan koordinasi di RSRM terkait adanya penjemputan paksa pasien meninggal yang diduga suspek covid-19. Walaupun hasil swab menunjukkan negatif Covid19.

Johansyah menerangkan kronologis masuknya dari awal masuknya pasien usia 6 tahun ini di RSRM. Kata Johansyah pada pukul 10.30 WIB, pihaknya sudah melaksanakan monitoring dan koordinasi di RSRM terkait adanya penjemputan paksa pasien meninggal yang diduga suspek covid-19.

Menurut Johansyah, pasien masuk IGD RSRM pada Senin (31/8) sekira pukul 21.00 WIB . Kemudian sekira pukul 21.30 wib pasien dinyatakan meninggal dengan diagnosa hidrosefalus dan hasil Rapid Test Reaktif. Kemudian pada Selasa (1/9) pukul 01.00 WIB pasien dipindahkan ke Kamar Jenazah, selanjutnya pukul 07.30 WIB dilakukan pengambilan sampel untuk dilakukan uji swab.

“ Sekira pukul 10.30 WIB keluarga pasien melakukan penjemputan paksa terhadap pasien untuk dibawa ke rumah duka dan pihak Rumah Sakit mengeluarkan Surat Tanda Terima Jenazah,” ungkap Johansyah.

Selanjutnya pada pukul 11.20 wib hasil uji swab keluar dan pasien dinyatakan negatif Covid 19.Gugus tugas covid19 kata Johansyah menyampaikan agar masyarakat mempedomani protokol kesehatan, dan juga bersabar menunggu hasil pemeriksaan uji swab. “Upaya ini kita lakukan agar penularan covid pada keluarga, tim medis dan tetangga tidak menyebar, walaupun Alhamdulillah pada kejadian kemarin hasil ujinya negative,” papar Johansyah.

“Kita berharap agar masyarakat menghormati kebijakan protokol kesehatan demi keselamatan masyarakat maupun petugas medis,jangan sampai korban bertambah terus,” sampainya.

Sementara untuk data harian pada (1/9) tak ada penambahan kasus Covid19 di Jambi. Angka total masih sebanyak 302 kasus, dengan rincian 156 pasien sudah dinyatakan sembuh. Lalu ada sebanyak 141 pasien yang masih dirawat dan angka kematian ada 5 orang, serta specimen swab yang ditunggu hasilnya sebanyak 109. (aba)


Berita Terkait



add images