Ilustrasi.
Ilustrasi. (Dok Jambiupdate)

JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari mencatat dari 110 Desa dan 14 Kelurahan di Kabupaten Batanghari ada sebanyak 59 Desa atau Kelurahan yang tersebar di 8 Kecamatan paling rawan terjadinya kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Lokasi tersebut dipetakan berdasarkan kondisi yang terpantau atau hasil temuan titik api yang terjadi dalam kasus kebakaran hutan dan lahan di tahun 2019 lalu,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Batanghari, Yahya Mulia.

Yahya menambahkan, dalam pertemuan bersama pihak Provinsi Jambi, lokasi yang dianggap paling rawan justru hanya terpantau sebanyak 33 titik, namun dasar penetapan wilayah ini belum dapat dipastikan secara jelas, lantaran pihak BPBD sendiri belum menerima laporan secara tertulis dari hasil pertemuan tersebut.

“Dengan demikian, sejauh ini pihak Tim Satgas Karhutla baik dari Kabupaten maupun Provinsi,terus melakukan patroli melalui jalur udara maupun darat guna memantau titik api,”Pungkasnya.(rza)


Komentar

Berita Terkait

Tiga CJH Tebo Tarik Uang Pelunasan

Waduh... Kasus Perceraian ASN di Baranghari Meningkat

Polres Tanjabbar Gelaf Coffe Morning Bersama Wartawan

Pasien Suspek Covid-19 Di Tanjabbar Meninggal

Hendak Mencari Ikan, Targindo Tewas Tenggelam

Warga Setempat Tolak BLK Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Rekomendasi




add images