iklan DIAMANKAN : Pelaku penusukan diamankan oleh jajaran Polsek Ubud, Selasa (8/9). (istimewa)
DIAMANKAN : Pelaku penusukan diamankan oleh jajaran Polsek Ubud, Selasa (8/9). (istimewa) (Net)

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA — Kasus penganiayaan terjadi di wilayah hukum Polsek Ubud. Pelaku Diky Ardiansyah alias Diky, 28, asal Bandung, nekat menusuk mata rekan kerjanya, Agung Wicaksono,29, lantaran tersinggung dan merasa sakit hati atas sikapnya di tempat kerja.

Kejadian itu pun dipicu setelah pelaku dan korban memang tidak ada kecocokan, sehingga peristiwa berlanjut dengan penusukan korban di kawasan Jalan Raya Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Gianyar.


Senin (7/9) sekitar pukul 23.00 Wita, pelaku Diky tiba di Urban Jungle Vegan Tatto & Café yang berlokasi di Jalan Jembawan 1 Nomor 40, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Lokasi itu merupakan tempatnya bekerja, sekaligus tempat tinggal pelaku. Sesampainya di sana ia bertemu dengan temannnya Agung Wicaksono (korban).

Pada saat itu, korban meminta satu unit handphone inventaris dari tempatnya bekerja tersebut, namun dengan nada suara yang keras. Setelah memberikan satu unit handphone tersebut, korban melepaskan sim card dari handphone, kemudian memberikannya kepada pelaku dengan cara dilemparkan.

Atas perlakuan korban seperti itu, membuat pelaku merasa tersinggung dan sakit hati. Sebelum peristiwa itu, pelaku sudah tidak ada kecocokan atau tidak menyukai tingkah laku dari korban yang dianggapnya sombong dan angkuh. Lantaran merasa sakit hati, pelaku pergi ke dapur Urban Jungle Vegan Tatto & Café untuk mengambil pisau. Pisau tersebut kemudian ia simpan di kantong jaket sebelah kanan.

Setelah peristiwa itu, korban meninggalkan Urban Jungle Vegan Tatto & Café untuk bertemu dengan temannya di Denpasar. Selanjutnya pelaku mengikuti korban. Setelah sampai di Jalan Raya Lodtunduh, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, korban berhenti ke pinggir jalan sambil berkata, jika ia memiliki salah, ia minta maaf.

Tetapi pelaku langsung turun dari sepeda motornya dan berdiri di depan korban, kemudian mengambil pisau yang ia simpan di kantong jaket yang dibawa. Selanjutnya menikam korban dari arah depan sampai mengenai mata sebelah kiri korban hingga terluka dan mengeluarkan darah.

Dikonfirmasi Kapolsek Ubud, AKP Gede Sudyatmaja, Rabu (9/9), membenarkan kasus penusukan tersebut. Dijelaskannya, setelah melakukan perbuatannya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi tersebut. Sementara korban diajak berobat oleh temannya ke rumah sakit terdekat.

“Pelaku saat ini sudah kita amankan setelah sebelumnya sempat melarikan diri dan kita tangkap di rumah temannya di wilayah Banjar Jukut Paku, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud,” jelasnya.

Disinggung soal motif pelaku menusuk korban, dan ada kaitannya dengan ormas, perwira polisi asal Klungkung itu menyampaikan tidak ada kaitannya dengan ormas. Pelaku nekat menusuk korban lantaran merasa tersinggung. “Motifnya pelaku tersinggung karena dibentak oleh korban saat disuruh mengembalikan handphone milik tempat bekerjanya tersebut,” tandasnya.
(bx/ade/rin/JPR)


Sumber: WWW.FAJAR.CO.ID

Berita Terkait



add images