Pjs Gubernur Jambi Ardy Daud
Pjs Gubernur Jambi Ardy Daud

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI -  Provinsi Jambi mendapatkan penambahan positif Covid19 sebanyak 14 orang pada, Minggu (18/10).

Terbanyak berasal dari Kota Jambi 7 orang. Diikuti  Batanghari 4 orang, Tanjab barat 2 orang dan Muaro Jambi 1 orang.

Juru bicara satgas Covid19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, pasien yang terpapar karena beberapa penyebab.

"Seperti kontak erat pasien sebelumnya, hasil screening Rapid Tes Reaktif, hingga ditandai gejala hilangnya indera penciuman (Anosmia)," jelasnya.

Jumlah ini membuat angka penderita yang pernah terpapar Covid-19 di Jambi mencapai angka 982 kasus, terdiri dari 596 pasien masih dinyatakan positif dan menjalani pemulihan, lalu pasien sudah dinyatakan sembuh tak bertambah atau masih sebanyak 368 orang. Lalu, kasus kematian tak bertambah masih diangka 18 kasus, serta ada 197 spesimen yang menunggu pengujian.

BACA JUGA: Uji Swab di Jambi Sudah Bisa Diketahui Hasilnya dalam Sehari

Sebelumnya Pjs Gubernur Jambi Ardy Daud terus mengupayakan peningkatan testing, tracing, dan treatment (pengujian, penelusuran, dan pengobatan) terhadap Covid-19, termasuk dengan menambah mesin uji swab di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). 

Penanganan Covid-19, lanjut Ardy,  memiliki tantangan yang luar biasa, selain menangani masalah kesehatan, kita juga harus memikirkan dampak lain seperti dampak ekonomi, sosial, dan sebagainya.

 Ardy Daud mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras dalam menangani Covid-19, terutama tenaga kesehatan.

“Kita mendapatkan tantangan yang cukup besar tentang bagaimana cara kita menangani pandemi ini, dan ini menjadi refleksi bagi kita. Manakala kita bisa memperbaiki kinerja dan meningkatkan dengan apa yang kita punya, dan saya yakin kita semua telah melakukan yang terbaik, saya mengajak kita semua untuk terus menjaga spirit yang sudah ada tadi, untuk memenuhi ekspetasi publik dalam menangani pandemi Covid-19. Kita melihat apa saja yang bisa kita lakukan untuk publik dan juga untuk kita sendiri,” jelas Ardy Daud.

(aba)


Komentar

Rekomendasi




add images