JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Aksi mahasiswa yang menolak UU Cipta Kerja Omnibislaw di Provinsi Jambi berakhir ricuh dan dibubarkan Aparat Kepolisian. Tindakan ini lantaran massa memaksa masuk gedung DPRD ditambah dengan dorong mendorong serta ada lemparan dari arah belakang.

Akhirnya, karena tindakan saling dorong dan lemparan botol memaksa polisi menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa. Bahkan juga tampak beberapa tabung asap terbang dilemparkan ke arah pertahanan kepolisian.

Sempat juga terjadi, aksi lemparan susulan dari massa yang masih memaksa masuk kawasan DPRD. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan terkait korban yang dilarikan ke rumah sakit akibat aksi keos ini. Massa yang juga tampak beberapa pelajar menengah atas (SMA/SMK), sampai kini masih berharap bertemu anggota DPRD yang sejauh ini belum juga bertemu dengan massa.(aba)


Komentar

Rekomendasi




add images