JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Debat Publik Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), yang digelar pada Senin (9/11) malam tadi mendapat respon baik dari masyarakat. Apalagi respon itu ditujukan kepada sang petahana Romi-Robby Pasangan Calon nomor urut 2.
Penampilan Romi-Robby yang apik membuat masyarakat sangat puas atas peformanya. Sehingga menurut masyarakat program Merakyat jilid II menyentuh langsung masyarakat banyak, terutama bagi nelayan dan petani.
"Romi dan Robby telah terbukti mensejahterakan masyarakat Tanjabtim dengan program Merakyatnya," kata salah satu warga Kelurahan Nipah Panjang I, Kecamatan Nipah Panjang, Hasanuddin, Selasa (10/11) siang.
Perasaan puas ini pun juga diungkapkan oleh salah satu masyarakat petani di Desa Simbur Naik, Kecamatan Muarasabak Timur, Makki. Menurutnya, selaku petani Dirinya merasa memang telah terbantu sejak Romi-Robby memimpin.
"Maka dari itu, saya yakin Pak Romi dan Pak Robby menang kembali pada Pilkada 9 Desember mendatang," ucapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh salah satu masyarakat Nelayan di Kelurahan Mendahara Ilir, Kecamatan Mendahara, Abdullah. Diungkapkannya, bahwa apa yang disampaikan oleh Romi Hariyanto dan Robby Nahliyansyah saat debat sangatlah lugas dan tegas. Para Nelayan sangat mendukung semua program Visi Misi Romi-Robby khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan.
"Apa yang disampaikan Romi benar, karena sektor perikanan telah menjadi penyumbang terbesar meningkatkan perekonomian masyarakat Tanjabtim. Ini baru Visi Misi, bukan hanya sekedar janji, bukan mengkhayal," ungkapnya.
Dalam Debat Publik yang digelar secara Live di stasiun televisi itu, Romi dengan santai dan berpengalaman memaparkan Visi Misi Merakyat Jilid II.
Insya Allah Visi Misi yang kita buat ini tidak bertentangan dengan kewenangan Pemerintah Provinsi maupun Pusat, dan Visi Misi inipun tetap mengacu RPJP Kabupaten Tanjabtim," ucap Romi yang didampingi Robby.
Untuk mencapai Visi Merakyat, Romi menjelaskan, mereka membuat 4 Misi yang harus dijalankan. Pertama, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bertumpu pada sektor pertanian dan perikanan, yang mana sektor pertanian dan perikanan penyumbang terbesar nomor dua perekonomian di Tanjabtim.
"Kalau kita bicara masalah pertanian tentu tidak lepas dari insfratruktur, baik itu tanggul dan jalan-jalan produksi. Sektor ini juga mampu menyerap pekerja di Tanjabtim sebanyak 67 persen," jelas Romi.
Lalu, Misi kedua yakni meningkatkan SDM yang unggul dan berdaya saing. Harus diakui IPM Tanjabtim saat ini masih rendah, namun Alhamdulilah setiap tahunnya mengalami peningkatan.
"Terkahir mengalami peningkatan sekitar 0,012 persen yang tertinggi di Provinsi Jambi," kata Romi yang saat Debat itu tanpa teks.
Langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan IPM di Tanjabtim dijelaskannya, dengan melaksanakan program yang telah disiapkan, mulai dari sarana dan prasarana pendidikan maupun kesehatan.
"Masih banyak program-program lainnya untuk meningkatkan IPM di Kabupaten Tanjabtim, namun jika dijelaskan secara rinci tentu waktunya tidak akan cukup," ujarnya.
