iklan Sebanyak 83 kontingen dari Provinsi Jambi yang mengikuti MTQ Nasional XXVIII Tahun 2020.
Sebanyak 83 kontingen dari Provinsi Jambi yang mengikuti MTQ Nasional XXVIII Tahun 2020.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI — Sebanyak 83 kontingen dari Provinsi Jambi yang mengikuti MTQ Nasional XXVIII Tahun 2020 diberangkatkan ke Sumatera Barat. Para kafilah dilepas langsung oleh Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi Restuardy Daud di rumah dinas Gubernur (11/11) malam.

Dari 83 orang, peserta sebanyak 51 orang, dan selebihnya pelatih serta oficial.
Ardy Daud berharap agar peserta dan kontingen Provinsi Jambi bisa mempertahankan hasil yang diraih Provinsi Jambi dalam MTQ nasional di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2018, yakni peringkat 9 nasional, bahkan jika bisa untuk meningkatkan prestasi.
 
Pjs Gubernur Jambi ini mengajak seluruh kafilah dan kontingen Provinsi Jambi untuk mengikuti seluruh tahapan dan rangkaian MTQ ke-28 di Sumatera Barat dengan penuh semangat, motivasi yang tinggi, dan sikap mental yang optimis, serta berjuang maksimal berlomba secara sehat dan sportif.
 
“Sebagai yang terpilih mari mengharumkan nama daerah, membuahkan hasil yang terbaik,” ujar Ardy Daud. 
 
Pimpinan Khafilah Provinsi Jambi yang juga Asisten Sekda Provinsi Jambi Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs.H.Apani Saharudin menyampaikan, pembukaan MTQ Nasional ke-28 dijadwalkan pada tanggal 14 November 2020, yang direncanakan dibuka oleh Presiden RI.

“Jumlah peserta, pelatih, dan ofisial 83 orang, terdiri dari 51 orang peserta, selebihnya pelatih dan ofisial. Semua cabang yang dilombakan diikuti oleh peserta dari Provinsi Jambi,” ujar Apani.
 
Apani juga mengingatkan seluruh kontingen supaya tetap hati-hati dan harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hari Senin lalu, tambah Apani, telah diadakan uji Swab kepada semua peserta, pelatih, dan ofisial, dari hasil uji Swab tersebut, 2 orang terkonfirmasi Covid-19 dan telah diisolasi di Bapelkes.

“Karena waktu sempit, maka kedua orang kafilah tersebut diganti, keduanya dari Cabang Tahfiz 5 juz,” ungkap Apani. (aba)


Berita Terkait



add images