JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Jambi mendapat keluhan dari pasien Covid-19 akan lambatnya hasil uji swab mereka diumumkan.

Ini disampaikan oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi Dr. Jafar Ahmad.

Kemarin, ORI Jambi menggelar pertemuan terkait hal itum dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi, Dinkes Kota Jambi, RSUD Raden Mattaher, BPOM Jambi dan lainnya.

Menurutnya, pasien mengeluhkan nasibnya karena tak kunjung keluar ruang isolasi. Dari rapat ini didapati  permasalahan tahapan swab yang belum rapi, seperti sering terlambatnya spesimen yang dikirim daerah, dan masih kurangnya petugas pengujian hingga tampak alur pendataan yang belum satu pintu informasi.

“Sejauh ini pasien menyampaikan informasi itu ke kami, dan tak bisa diungkap narasumber kita siapa, untuk penanganan Covid19 ada beberapa aduan, sedangkan bantuan social sudah 35 aduan,” sampainya.

Dari permasalahan itu, Ombudsman akan melakukan pengawasan terus menerus dan disepekati beberapa hal.

“Seperti untuk  awal minggu depan Dinkes  menyebut hasil swab paling lama sudah harus keluar 3 hari setelah pengambilian sampel,” katanya.

Hal ini erat kaitannya dengan tepat waktunya pengiriman sampel kabupaten/kota  ke Labkesda Provinsi Jambi.

“Kita harap sehabis diambil swab harus di kirim ke Provinsi, agar tak buat orang terlalu lama terlantar,” tegasnya.

Untuk evaluasi lanjutan, Jafar berharap apa yang sudah disepakati jangan tinggal di meja rapat saja.

“Swab bisa diketahui 3 hari, kita minta sudah mulai diterapkan pada minggu mendatang, intinya kita pantau terus,” ujarnya. (aba)

 


Komentar

Rekomendasi




add images