“Pak Presiden (Trump), masalah yang Anda miliki adalah data Anda salah,” Raffensperger menjawab.
Sejak kekalahannya dalam pemilihan November 2020, Trump telah berusaha untuk membatalkan hasil dengan mendorong badan legislatif negara bagian untuk menunjuk daftar pemilih pro-Trump dan mempromosikan upaya hukum yang gagal. Dia juga berusaha menekan pejabat tinggi Partai Republik di negara bagian seperti Georgia dan Arizona untuk mengabaikan hasil pemilihan umum di negara bagian mereka, tanpa dasar menuduh kecurangan yang meluas.
Pihak Joe Biden bereaksi atas tuntutan Trump. Penasihat senior Biden, Bob Bauer menilai kini pihaknya memiliki bukti tak terbantahkan tentang seorang presiden yang menekan dan mengancam seorang pejabat partainya sendiri untuk membuatnya mencabut penghitungan suara resmi yang sah.
“Tidak mungkin saya kehilangan Georgia,” kata Trump. “Tidak mungkin. Kami menang dengan ratusan ribu suara,” klaim Trump.
Raffensperger mempermasalahkan angka-angka yang disajikan Trump. Salah satunya Trump menilai adanya pemilih ganda di mana orang meninggal masih punya hak pilih. Perselisihan lainnya adalah tentang sejumlah besar pemilih yang diklaim Trump tidak tinggal di Georgia atau sudah pindah alamat.(jp)
