iklan FOTO: FAJAR INDONESIA NETWORK.
FOTO: FAJAR INDONESIA NETWORK.

“Kami coba susun agar menjadi efektif dan bisa kita satu padukan untuk menjadi beberapa program strategis dalam rangka bansos. Kami akan uji kembali kesahihannya sampai tingkat seperti apa,” ucapnya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani sebelumnya mengatakan, dalam mencegah kemiskinan perlu digunakan melalui instrumen Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Contohnya saja ada masyarakat paling miskin sebesar 20 persen itu kalau anaknya enggak imunisasi, kurang gizi enggak sekolah maka orang miskin akan menghasilkan anak-anak yang miskin juga. Jadi mereka enggak naik status sosialnya maka harus dipotong tali kemiskinan antargenerasi dengan menggunakan instrumen APBN,” tukasnya. (din/fin)


Sumber: fin.co.id

Berita Terkait



add images