iklan

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Provinsi Jambi sudah mengadakan rapat persiapan seleksi ASN tahun 2021 pada Rabu (10/3) lalu.

Rapat tersebut diikuti BKD Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi. Hasilnya ada satu daerah yang dipastikan tak akan menerima CPNS pada 2021 ini.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Akhmad Bestari mengatakan, daerah yang tak menerima CPNS dan PPPK tahun ini adalah Kabupaten Tanjab Barat. Alasannya karena mereka tak usulkan formasi dan karena Tanjab Barat pada penerimaan CPNS sebelumnya masih terhutang belum pra jabatan.

“Jadi mereka tuntaskan yang kemarin dahulu," kata Bestari saat dihubungi Jambi Ekspres (11/3).

Selanjutnya, langkah yang dilakukan pihaknya akan menaikkan nota dinas terkait pertemuan ini. Untuk tahapan selanjutnya, Bestari menyebutkan masih menunggu petunjuk Kemenpan RB.

Termasuk kepastian jumlah dan formasi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Pemerintah Provinsi Jambi. "Jumlah dan formasi belum final penetapannya," ujar pria yang aslinya menjabat Kadis Kehutanan ini.

Sebelumnya, Sekretaris BKD Provinsi Jambi Hambali mengatakan, Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemprov Jambi hampir pasti dilakukan tahun 2021 ini. Ini setelah absen pada penerimaan terakhir pada formasi 2019 lalu.

Total 394 CPNS ditambah PPPK akan direkrut. Rinciannya 193 CPNS dan 201 PPPK. Hanya saja pihak Pemprov mengatakan ini hanya kuota awal yang diberikan Kemenpan. “Nanti untuk formasi final diumumkan pada SK Menpan, mudah-mudahan saja bertambah formasi untuk Pemprov,” ujar Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi Hambali.

Ia menyebut dari penerimaan sebelumnya, formasi final akan keluar sebelum pelaksanaan tes yang direncanakan pada bulan Mei. “Biasanya sebelum pelaksanaan, pada akhir Maret dan bulan April baru diketahui formasi tetapnya. Ini juga agar kita bersiap untuk pengumuman penerimaan pada masyarakat,” katanya.

Hambali menyebut PPPK pada tahun ini memang lebih banyak penerimaannya. Hal ini dikarenakan program penerimaan 1 juta guru PPPK di nasional. “Yang pastinya akan kita lihat saat SK Menpan turun, jumlah formasi dan formasi (bidang) apa saja yang diterima,” tegasnya. (aba)


Berita Terkait



add images